Jumat, 24 April 2015

[046] Al Ahqaaf Ayat 004

««•»»
Surah Al Ahqaaf 4

قُلْ أَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَرُونِي مَاذَا خَلَقُوا مِنَ الْأَرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِي السَّمَاوَاتِ ائْتُونِي بِكِتَابٍ مِنْ قَبْلِ هَذَا أَوْ أَثَارَةٍ مِنْ عِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
««•»»
qul ara-aytum maa tad'uuna min duuni allaahi aruunii maatsaa khalaquu mina al-ardhi am lahum syirkun fii alssamaawaati iituunii bikitaabin min qabli haadzaa aw atsaaratin min 'ilmin in kuntum shaadiqiina
««•»»
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepada-Ku Kitab yang sebelum (Al Qur'an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang- orang dahulu), jika kamu adalah orang-orang yang benar"
««•»»
Say, ‘Tell me about what you invoke besides Allah. Show me what [part] of the earth have they created. Do they have any share in the heavens? Bring me a scripture [revealed] before this, or some vestige of [divine] knowledge, should you be truthful.’
««•»»

Setelah Allah SWT. menegaskan bahwa Dialah Tuhan yang berhak disembah, Dialah Tuhan yang Maha Pengasih Maha Penyayang lagi Maha Adil dan telah menegaskan tentang adanya hari pembalasan.

Yang menunjukkan kesalahan dan kebatalan akidah orang-orang musyrik yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah. Yang memerintahkan kepada Rasul-Nya Muhammad saw. agar Muhammad saw mengatakan kepada orang orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah sebagai berikut,

"Hai orang-orang musyrik, terangkanlah kepadaku tentang berhala-berhala yang kamu sembah, setelah kamu memperhatikan kejadian langit dan bumi beserta yang ada di dalamnya, setelah memperhatikan hukum-hukum yang berlaku pada bend! benda angkasa, alam semesta sejak dari yang sekecil-kecilnya sampai kepada yang paling besar, sejak dari yang nampak sampai kepada yang tidak nampak, sejak dari yang halus sampai kepada yang kasar, juga setelah kamu memperhatikan kejadian hewan, tumbuh-tumbuhan, sampai kepada kejadian diri kamu sendiri, yang semuanya itu diciptakan dengan rapi, indah, berfaedah dan penuh hikmah. Apakah ada satu bagian dari yang ada di bumi ini biarpun bagian yang kecil saja, yang telah diciptakan oleh berhala-berhala itu sehingga ia layak dan berhak disembah? Atau apakah ia telah menciptakan sesuatu yang ada di langit bersama-sama dengan Allah?"

Dari ayat ini dapat dipahami bahwa orang-orang musyrik sanggup membuktikan dengan dalil-dalil yang masuk akal bahwa berhala-berhala itu berhak disembah di samping Allah karena mereka tidak dapat menunjukkan satu benda kecil saja pun dari benda-benda yang ada di bumi ini yang telah diciptakan berhala-berhala itu Bahkan yang terbukti ialah berhala-berhala itu sendiri dibuat dan diadakan oleh mereka sendiri.

Akhir ayat menegaskan bahwa di dalam kitab-kitab suci yang pernah diturunkan Allah kepada Rasul-rasul-Nya pun tidak terdapat satu keterangan pun yang menerangkan bahwa berhala-berhala itu harus disembah di samping Allah. Begitu juga dalam suatu ilmu yang dipusakakan oleh orang-orang dahulu pun tidak terdapat keterangan yang boleh dijadikan dasar bagi penyembahan terhadap berhala.

Hal ml diperintahkan Allah menyampaikannya kepada orang-orang musyrik, "Hal kaum musyrik, seandainya kepercayaan menyembah berhala itu adalah benar, cobalah kemukakan satu ayat saja dari ayat-ayat yang terdapat dalam kitab-kitab suci yang diturunkan sebelum Alquran yang membenarkan kepercayaanmu itu, atau pengetahuan-pengetahuan orang-orang purbakala yang ada pada kamu yang membenarkan kepercayaan syirik itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku) ceritakanlah oleh kalian kepadaku (tentang apa yang kalian seru) kalian sembah (selain Allah) yakni berhala-berhala; menjadi Maf`ul Awwal (perlihatkanlah kepadaku) ceritakanlah oleh kalian kepadaku (apakah yang telah mereka ciptakan) menjadi Maf`ul kedua (dari bumi ini) lafal ayat ini berkedudukan menjadi Maf`ul Tsani (atau adakah mereka berserikat) artinya, mempunyai andil (dalam) penciptaan (langit) bersama dengan Allah;

lafal Am di sini bermakna Hamzah atau kata tanya yang menunjukkan makna ingkar. (Bawalah kepada-Ku Kitab yang sebelum ini) sebelum Alquran ini (atau peninggalan) yakni sisa-sisa (dari pengetahuan) yang ditemukan dari orang-orang terdahulu, yang hal tersebut membenarkan pengakuan kalian bahwa menyembah berhala itu dapat mendekatkan diri kalian kepada Allah? (jika kalian adalah orang-orang yang benar") di dalam pengakuan kalian.
««•»»
Say: ‘Have you considered, [say] Inform me [about], what you invoke, [what] you worship, besides God?, namely, the idols (min dūni’Llāhi, constitutes the first object [of the verb]). Show me — inform me — (arūnī, [repeated] for emphasis), what they have created (mādhā khalaqū, the second object) of the earth (mina’l-ardi, the explication of mā, ‘what [part]’). Or do they have any share, any partnership, in, the creation of, the heavens?, with God? (am, ‘or’, has the significance of the [rhetorical interrogative] hamza of denial). Bring me a scripture, [that has been] revealed, before this, Qur’ān, or some vestige, some remnant, of knowledge, transmitted from the ancients confirming the soundness of your claim that your worship of the idols brings you closer to God, if you are truthful’, in your claim.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of35
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=46&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#46:4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar